Jauhi Makelar dan Tingkatkan Komunikasi

Sekarang ini sedang di usut makelar kasus dan preman baik di Kepolisian, Kejaksaan, dan Ahli Hukum di seluruh Indonesia. Kita sebagai pengusaha yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, membuka lapangan pekerjaan dan menekan pengangguran, hendaknya MENGHINDARI MAKELAR KASUS dan PREMAN!

Para pengusaha sebaiknya meningkatkan kualitas komunikasi untuk memperlancar usaha kita. Tidak perlu menggunakan perantara. Apalagi menggunakan perempuan untuk memperlancar usaha! JAUHI!

Bicaralah apa yang ingin kita sampaikan secara santun.

Tetap menjaga diri agar tidak terjebak pada tindakan moral murahan. Bagaimanapun di sekeliling kita, ada orang-orang yang coba-coba untuk mengetahui niat kita sebenarnya apakah benar-benar untuk berusaha atau ada niat lain.

Sudah banyak kasus kita ketahui dalam media bahwa para pengusaha Indonesia yang berpotensi untuk mengembangkan ekonomi di Indonesia bahkan internasional justru kabur ke luar Indonesia hanya karena TIDAK MAMPU BERKOMUNIKASI DENGAN BAIK!

Memang kalau kita sedang diusut seringkali disudutkan bahkan ada ucapan-ucapan yang menyakitkan hati yang sebenarnya apa yang dikatakan tidak kita lakukan.

SADARI, pada masa kini:

YANG BENAR MENJADI SALAH, YANG SALAH MENJADI BENAR.

Ini bukan karena di Indonesia penuh dengan siasat. Melainkan Indonesia sedang melakukan perubahan dari sistem Orde Baru menjadi sistem reformasi. Pembuat masalah bukanlah dari suku tertentu ataupun dari agama tertentu. Melainkan ini proses perbaikan untuk Indonesia.

Maka, sebelum kita melanjutkan usaha kita, bersihkan hati nurani dan jernihkan pikiran kita. Lihatlah segala persoalan dengan pandangan yang jernih.

Netter yang berhati baik,

1. Bersihkan hati dan pikiran kita.

2. Seimbangkan hati dan pikiran kita.

3. Tingkatkan kualitas komunikasi yang bermutu.

4. Jaga diri dengan baik.


SUCCESS IS MY RIGHT!! SUCCESS TO ALL OF YOU, ANDRIEWONGSO.COM NETTER!

No comments:

Post a Comment