Indonesia Sedang Sakit

"Indonesia sedang sakit."

Itulah yang sering saya dengar dari kerabat saya di Indonesia maupun di luar Indonesia.

Coba perhatikan, dalam kondisi ekonomi yang masih bisa dikatakan dalam masa pemulihan krisis, pegawai muda langsung ingin menduduki posisi tertinggi dalam manajemen tanpa menghiaraukan pengalaman kerja. Bahkan, ada semangat ingin menguasai suatu posisi tertinggi dengan anggapan lebih mayoritas di Indonesia.

Apa yang menjamin seseorang tanpa pengalaman kerja dapat menduduki posisi tertinggi dalam suatu perusahaan?
Apa yang menjamin seseorang dapat menggerakkan ekonomi Indonesia hanya karena bagian mayoritas di Indonesia ini?

Dalam dunia bisnis, setiap pengusaha dituntut untuk menghitung faktor untung dan rugi secara spesifik. Belajar dari kesalahan memang perlu tetapi lebih dianjurkan untuk antisipasi setiap keadaan.

Dan yang membuat prihatin saya adalah adanya sekelompok komunitas yang memang menyukai untuk menguntungkan kelompoknya sendiri dan membuat buntung masyarakat Indonesia.
Saya hanya ingin berbagi pengalaman kepada pembaca AndrieWongso.com bahwa untuk menjadikan diri sukses membutuhkan perjuangan yang tidak singkat. Seringkali saya mengalami kejatuhan tetapi saya bangkit kembali karena saya berprinsip: "Saya makan untuk hidup, BUKAN hidup untuk makan."

Saya sering menghadapi 'pelecehan' karena saya seorang wanita yang begitu gigih berjuang dalam hidup ini, sementara wanita pada umumnya hidup dari penghasilan suami. Saya ingin hidup dari kemampuan saya karena saya menilai sekolah yang saya tempuh sudah sangat tinggi, kenapa saya harus bergantung kepada seorang suami?

Saat ini saya sedang menjalankan usaha pendistribusian produk minuman yang merupakan ciri khas dari kesukaan masyarakat Indonesia. Dengan harga yang relatif murah dan sangat sesuai dengan penghasilan masyarakat Indonesia.

Tujuan saya adalah hanya untuk menemukan kapasitas rakyat miskin Indonesia untuk mencapai kesejahteraan ekonomi dari  penjualan produk.

Dengan hati yang penuh syukur kepada Yang Maha Kuasa, begitu banyak sekali pembeli produk ini dan bahkan sampai para pembeli yang dikategorikan dari kalangan miskin sekarang sudah mampu membeli motor untuk memperlancar pekerjaan mereka.

Saya hanya ingin melihat Indonesia yang sudah kaya dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia dapat hidup sejahtera secara ekonomi dan sosial sehingga perilaku buruk (iri hati, benci, dendam dan persaingan tidak sehat) dapat diredam seminim mungkin.

Sudah cukup Indonesia selama ini diakali dengan segala intrik bisnis yang merugikan rakyat Indonesia.

Saatnya bangsa Indonesia berdiri pada kaki sendiri dan menjadikan para pemodal sebagai rekanan dan menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

Netter yang budiman,

Ingatlah! Hidup kita BUKANLAH untuk kita sendiri.

Kita hidup di dunia ini dengan masyarakat banyak. Karena itu, jauhilah semangat bisnis hanya untuk menguntungkan diri sendiri.

Atau mencari akal untuk mensiasati rekanan kita hanya untuk menguntungkan diri sendiri.

Berjuanglah demi kebaikan bersama. Ingat "SUCCESS IS MY RIGHT"
!


Salam sukses,

Debbie Sianturi

No comments:

Post a Comment